Geomat adalah material yang biasa digunakan untuk mengurangi laju air pada permukaan tanah sehingga dapat mencegah terjadinya pengikisan permukaan tanah atau erosi. Desain tiga dimensi geomat dibuat dengan bahan sintetis yang bisa meloloskan air seperti polimer dan polypropylene. Campuran kedua bahan sintetis ini lantas disatukan dengan teknologi termal yang meningkatkan umur dan ketahanan material geomat terhadap cuaca.
Dengan memperkuat tanah selama masa pertumbuhan vegetasi, geomat secara signifikan juga meningkatkan pengembangan sistem akar yang kuat dan lebih dalam. Bahan pengontrol erosi yang ada dalam geomat dibuat dengan poliester yang diperkuat untuk intergradasi geogrid. Bahan lainnya bisa juga berupa polyethylene dengan densitas tinggi untuk memungkinkan pengembangan akar yang lebih kuat dan lebih dalam.
Apa keunggulan geomat?
Proses erosi yang terjadi karena air atau angin tidak bisa dihentikan oleh manusia. Oleh karena itu, kita hanya bisa membantu mencegah erosi terjadi. Karena alam tidak memiliki cara untuk mencegah hal ini terjadi, geomat hadir sebagai alternatif yang efisien.
Keuntungan dari geomat adalah penggunaan bahan baku ramah lingkungan yang dipakai untuk proses pembuatannya. Dibandingkan dengan konstruksi beton, batu, atau aspal yang tidak ramah lingkungan, bahan-bahan pembuat geomat sama sekali tidak berbahaya bagi keamanan lingkungan. Kita pun tidak perlu khawatir geomat akan mencemari lingkungan.
Permukaan geomat yang terbuka mendorong perkecambahan akar, sehingga lereng akan cepat ditumbuhi vegetasi dan dengan demikian menjamin pengendalian erosi. Selain itu, juga tahan terhadap efek lingkungan yang merugikan. Geomat tidak akan rusak karena terpapar radiasi sinar ultraviolet, embun beku, panas, maupun perubahan suhu yang ekstrim dan melindungi lereng dan permukaan horizontal. Risiko kerusakan erosi dapat dihilangkan, bahkan di daerah yang sulit dan lereng yang curam, dengan memilih material tepat dan melakukan pengamatan teknik perakitan yang cermat.
Insulasi atap merupakan komponen penting dari sebuah bangunan karena dapat menjaga bangunan tetap sejuk dari cuaca panas dan dingin selama bulan-bulan. insulasi bertindak sebagai penghalang aliran panas, sehingga membantu mempertahankan suhu yang nyaman dan layak huni di dalam gedung dan bangunan. Selain itu, ini juga meningkatkan efisiensi energi karena sistem pemanas dan pendingin tidak harus bekerja terlalu keras. Jika Anda tertarik dengan manfaat insulasi aluminium foil untuk atap, baca terus ya.
1. Sangat Efektif Sebagai Insulasi
Fitur isolasi aluminium foil dikenal luas di industri konstruksi — baik untuk atap, dinding, atau jendela. Aluminium merupakan isolator yang sangat baik karena memantulkan cahaya dan panas. Ia bekerja seperti cermin. Ini akan memantulkan panas ke sumbernya, sehingga panas tidak masuk ke dalam gedung. Itu sebabnya bahan ini digunakan untuk isolasi reflektif.
Oleh karena itu, aluminium foil adalah pilihan yang lebih baik untuk area yang perlu dilindungi dari panas, seperti area atap. Aluminium foil dapat mencegah panas masuk ke dalam gedung, hal ini penting untuk bangunan di iklim hangat dan selama bulan-bulan musim panas. Aluminium foil juga dapat menjaga bangunan tetap hangat selama musim dingin, karena membantu memantulkan panas dari permukaan.
2. Menghemat Energi
Man holding a board with Energy concept
Tahukah Anda bahwa rumah yang kurang terisolasi atau tidak diisolasi dengan benar dapat berdampak kehilangan antara 20% dan 30% energinya? Kebocoran udara di sekitar jendela dan pintu Anda atau di loteng atau ruang bawah tanah Anda dapat membuang energi rumah Anda. Itu berarti pemanas dan penyejuk udara Anda harus bekerja lebih keras untuk menjaga rumah Anda tetap hangat atau sejuk (dan sistem HVAC yang bekerja lebih keras berarti tagihan energi yang lebih tinggi). Dengan isolasi rumah yang tepat, Anda dapat menjaga rumah Anda tetap efisien dan menghemat tagihan energi Anda.
3. Meningkatakan Kenyaman Rumah Anda
Insulasi atap yang tepat secara efektif akan mengatur suhu dalam ruangan rumah Anda dengan mengurangi perpindahan panas antara dalam dan luar ruangan. Hal ini meningkatkan kenyamanan rumah anda l yang lebih stabil dan nyaman baik di musim panas maupun dingin.
4. Tahan Air Dan Bocor
Mengapa harus anti air ? Tentu. Namanya juga insulasi atap. Kalau mudah bocor, berarti kelebihan insulasi bubble foil ternyata tidak benar. Artinya, walau secara prinsip bubble foil berguna untuk peredam panas dan suara. Juga sangat penting tahan air. Supaya tidak mudah rusak. Sekaligus menjadi cadangan manakala atap bocor. Maka air tidak menetes langsung ke dalam bangunan.
Geocell adalah lembaran/strip High Density Polyethylene (HDPE) yang digabungkan menjadi suatu konfigurasi/kesatuan yang sangat kuat. Geocell memiliki bentuk tiga dimensi dengan material dasar lembaran polietilen kepadatan tinggi atau berlubang, masing – masing sel saling dihubungkan menggunakan las yang kemudian diisi dengan agregat atau tanah.
Geocelldirancang agar dapat mencegah penyebaran lateral tanah saat beban diaplikasikan. Pijakan meningkatkan tekanan pada tanah saat beban melintasi permukaan, sehingga terjadi tekanan pada membran.
Material ini umum digunakan di proyek konstruksi dan teknik sipil. Umumnya, geocell digunakan untuk menstabilkan serta melindungi permukaan tanah. Sistem kekangan pada geocell membuat tanah di dalamnya mempunyai kekakuan yang lebih baik sehingga dapat memikul beban yang lebih besar dengan deformasi yang lebih kecil. Kekakuan yang terbentuk membuat distribusi beban lebih merata.
Keunggulan Geocell
Mudah dibongkar dan dapat digunakan kembali.
Memiliki ketahanan yang baik terhadap abrasi di sepanjang bantaran sungai dan bibir pantai
Pengisian dapat menggunakan pasir, beton, gravel, tanah setempat disesuaikan dengan kebutuhan
Pemasangannya yang cepat sehingga tidak banyak menyita waktu.
Dimensi/ukuran bias disesuaikan dengan kebutuhan
Material Geocell didesain compact sehingga memudahkan dalam mobilisasi
Memiliki struktur perforated sehingga cocok diaplikasikan pada area dengan curah hujan tinggi.
Geocell ini mempunyai banyak fungsi yang perlu anda ketahui,beberapa fungsi diantaranya yang paling bermanfaat adalah mencegah terjadinya erosi pada permukaan tanah khususnya yang ada dilereng, ini pentingnya agar tidak erosi yang terjadi jika kondisi tanah sudah tidak tumbuhi tanaman atau pohon besar lagi. Kemudian,fungsi lain yang bisa di aplikasikan dengan produk ini material ini adalah menstabilkan dan menambah daya dukung tanah yang lunak terutama pada pembangunan jalan,penggunaan produk ini diaplikasikan pada saluran air yang terkadang membutuhkan tambahan proteksi untuk mendapatkan sumber air yang berkualitas dan bersih.
Aplikasi Geocell dan Fungsinya
Geocell banyak aplikasikan pada dunia konstruksi, selain mudah pemasangannya material ini juga disukai karena harganya relatif lebih rendah dibandingkan material geosintetik lain. Untuk biaya maintenance pun tidak terlalu mahal sehingga sangat disarankan untuk proyek jangka panjang. Material geosintetik ini dapat diaplikasikan untuk, stabilisasi tanah, pemulihan vegetasi, perkuatan lereng dan proteksi galian.
Demikian penjelasan singkat mengenai Geocell, jangan ragu menghubungi kami jika ada pertanyaan seputar geocell.
Vertical gardenalias taman vertikal merupakan media taman dengan tanaman yang ditata secara vertikal (ke atas) dalam bidang tegak lurus. Sistem vertical garden yang murah, fleksibel, kuat, efektif, mudah diaplikasikan, mudah dalam perawatan, yaitu menggunakan kantong yang terbuat dari material Geotextile non woven.
Geotextile non woven ini digunakan karena sifatnya yang mampu menahan media tanam, tetapi air masih bisa tembus untuk sistem pengairanya dan geotextile non woven juga memiliki bahan dasar yang menjadikannya kuat, tahan terhadap sinar UV dan juga tahan terhadap zat yang di hasilkan oleh air hujan.
Sistem kantong bisa dibuat secara mesin dengan mesin jahit khusus bahan tebal (missal bahan kain jeans atau mesin jahit terpal) maupun dengan sistem jahit tangan.
Vertical garden sendiri merupakan perluasan dari vertikultur yang sudah banyak di aplikasikan di Indonesia dengan menanam sayuran pada media tanam tanah (atau media lainnya) pada sebuah pot atau wadah yang ditata secara vertical. Khusus untuk vertical garden ini dibuat dengan tanaman hias disertai dengan desain tata letak yang cantik dan indah menyesuaikan bentuk ruang.
Salah satu tujuan dari vertical garden adalah untuk mengatasi keterbatasan lahan. Selain itu, vertical garden juga bisa menjadi sarana ruang hijau yang memiliki banyak fungsi dan kegunaan, seperti misalnya menjadi penahan panas matahari, mengurangi polusi udara, meningkatkan suplai oksigen, meredam polusi udara, dan lain sebagainya.
Taman Vertical Garden
Kelebihan Vertical Garden
Menghemat penggunaan lahan
Bisa dipindah-pindah dan dipasang pada dinding apartemen
Mengurangi polusi udara
Menambah kecantikan sebuah ruangan
Kekurangan Vertical Garden
Lebih cepat kering (hindari pemakaian wadah berwarna hitam atau abu-abu jika vertical garden diletakkan pada tempat yang terkena sinar matahari langsung)
Biaya yang digunakan untuk membuat taman vertikal lebih mahal dibandingkan menanam tanaman dengan cara konvensional
Membutuhkan perangkat tertentu
Membutuhkan keahlian khusus
Bisa terlihat kacau jika tidak disusun dengan baik dan tidak menggunakan tanaman yang tepat
Geogridadalah produk geosintetik yang terbuat dari material polimer Polyester (PET), Polypropylene atau ‘High Density Polyethylene. Produk ini berfungsi untuk perkuatan timbunan, perkuatan lereng dan perkuatan struktur perkerasan jalan raya, dengan bahan urugan butiran kasar. Pembuatan geogrid antara lain melalui proses penyatuan anyaman rajutan benang dengan kuat-tarik tinggi (tipe PET), penyambungan bahan berbentuk ‘strip’ melalui pemanasan (heat-welded from strips of material), dan dari bahan lembaran (PP/HDPE) dengan proses pelubangan (extruding and punching), yang menjadi lembaran membentuk grid / jaring persegi.
Di pasaran terdapat berbagai jenis geogrid yang ada, namun pada umumnya ada tiga jenis Geogrid yang biasa dipakai yaitu: Geogrid Biaxial PP, Geogrid Uniaxial PP, dan Polyester Geogrid. Mari kita bahas satu persatu mengenai pengertian dari ketiga jenis geogrid tersebut.
Geogrid Biaxial PP adalah Geogrid yang dibentuk secara integral, terbuat dari bahan Polypropylene (PP) berkualitas tinggi yang dihasilkan melalui proses extruding, punching, heating, longitudinal stretching dan transverse stretching. Secara fisik Geogrid jenis ini berbentuk lembaran berlubang seperti jaring, dimana lubang-lubang tersebut berfungsi untuk mengisi dan mengikat material timbunan yang dipakai (gravel, sirtu, tanah, pasir, dll).
Cara kerja Geogrid jenis ini adalah interlocking (mengunci agregat) yang artinya mengunci agregat yang ada di atas Geogrid sehingga lapisan agregat tersebut lebih kaku, dan mudah dilakukan pemadatan. Pada umummnya Geogrid jenis ini memiliki empat ukuran yang dibedakan dari kekuatannya.
Geogrid Uniaxial PP
Geogrid Uniaxial digunakan pada aplikasi perkuatan tanah (soil reinforcement), dinding penahan tanah, lereng curam, stabilisasi lereng dan timbunan diatas tanah lunak. Kebanyakan Geogrid Uniaxial digunakan untuk perkuatan lereng. Geogrid Uniaxial mengandalkan kuat tarik yang tinggi dan kemuluran creep yang rendah, untuk kasus longsoran geogrid ditempatkan pada lapisan tanah, ditimbun dan dipadatkan lapis demi lapis sehingga dapat menjaga menstabilkan tanah dengan mendistribusikannya menjadi kuat tarik.
Geogrid Polyester
Geogrid Polyester (PET) berbentuk persegi mirip seperti Geogrid Biaxial PP tapi lebih lentur, terbuat dari serat polyester berkekuatan tinggi yang ditenun dan dilapisi dengan lapisan polimer pelindung UV maupun bahan kimiawi lainnya. Kekuatan geogrid polyester bisa sangat tinggi mulai dari 20 kN/m hingga 200 kN/m.
Gogrid jenis ini memiliki keunggulan pada harganya yang relatif lebih murah dibandingkan jenis geogrid lainnya, bentuk dan strukturnya yang lebih lentur dan fleksibel, serta memiliki kuat tarik yang tinggi. Pada umummnya Geogrid jenis ini memiliki beberapa ukuran yang dibedakan dari kekuatannya, yaitu mulai dari 30/30 kN, 40/40 kN, 50/50 kN, 100/100 kN, dan 300/300 kN.
Fungsi Umum Geogrid
1. Perkuatan
Geogrid untuk Peningkatan keseluruhan dari kekuatan sistem dicapai dengan memperkuat geosintetik (daya dukung yang baik) di dalam tanah dan/atau sistem sintetis (baik dalam kompresi tetapi kurang dalam ketegangan) untuk memberikan kekuatan yang lebih besar dan juga stabilitas struktural.
Geogrid juga bisa digunakan sebagai perkuatan dalam konstruksi lereng, terutama lereng besar.
2. Stabilisasi
Berikutnya sebagai stabilisasi atau juga dukungan beban, geogrid mengandalkan interlocking sebagai material timbunan. Dengan kestabilan ini akan timbul kemungkinan untuk meningkatkan resistensi di atas tanah dasar.
3. Erosion Control
Fungsi pengendalian erosi adalah untuk melindungi permukaan tanah dan mencegah lepasnya partikel tanah oleh yang disebabkan oleh hujan, air mengalir atau angin.